Kamis, 23 Mei 2013

Selalu Seperti Ini



Selalu seperti ini
Ceritanya selalu seperti ini
Aku sudah mengetahuinya dengan baik
Tapi lantas kenapa aku masih terus membuat cerita yang sama
Kenapa aku terpikat dengan hal ini lagi
Tak sama tapi serupa

malam dengan keanggunannya tak pernah kehabisan akan pesonanya
selalu saja melarutkanku dalam alunan wanginya
pekatnya malam
masih memikat
hingga aku berpikr, ini berbeda
ini berbeda dari yang sebelumnya
aku terpikat lagi
ahh
 rupanya siang membangunkanku
melihatkan tentang kenyataanya
tentang kerasnya dunia
tentang serakahnya dan munafiknya dunia
malam hanya menyamarkan apa yang kuliat dan apa yang kurasa

aku terbangun kembali
aku merenung kembali
ahh
senja dengan pesona lembayung yang memikat itu
selalu meluluhkan
melupakan kerasnya siang
hanya hujan yang kan membuatku tersadar
tetap tersadar
bahwa senja dan malam
tidaklah menarik
..
Bukankah ini siklus yang harus dilewatu setiap manusia??

PENGUATANKU



Aku adalah seorang perempuan yang kuat
Aku tidak mengenal air mata
Aku tidak mengenal kesedihan
 Aku keras
Aku tidak memerlukan bantuan orang lain
Aku tidak manja
Aku bisa sendiri
Aku bukan seorang perempuan yang memanjakan perasaan dan hati hingga aku terlarut sedalam-dalamnya dalam kesedihan
Aku tidak pernah peduli dengan sesuatu yang hadir dalam perasaan ini
Semua yang ada, semua yang datang, semua yang hadir, mereka sama saja, mereka sama saja. Mereka hanya akan memanfaatkanmu.  
 Aku tidak akan melibatkan perasaanku hingga mendalam hingga aku benar-benar tejatuh dalam perangkap mereka.
Yakinlah dan percayalah mimpimu, cita-citamu jauh lebih berharga dibanding dengan memikirkan hal yang seperti itu
Apa yang kulakukan, apa yang kuinginkan. Apa yang kulakukan, apa yang aku kehendaki.
Inilah aku. Tidak ada pengaruh dari siapapun hingga aku menyembunyikan dan menyamarkan tentang diriku.
Penampilanku, gayaku, semua tentangku, itu apa adanya aku.
Hiduplah untuk masa depan yang baik. Sekarang itu proses, berjalanlah dengan baik, cepat,m tegap, tatap mata kedepan, langkahkan kaki dengan mantap. Jangan hiraukan mereka yang menggoda.
Aku memang sendiri
Sendiri adlah yang terbaik
Aku tidak manja sehingga aku merasa kesepian dan menenggelamkan diri ini berlarut-larut dalam kesepian, kesedihan dan lain sebagainya.
Aku bukan perempuan yang lemah, aku memang suka lagu-lagu yang sendu tapi buikan berarti perasaan ku sendiri. Karena bagiku itu menguatkanku.
Apa yang aku dapatkan adalah memang apa yang aku usahakan dengan usaha sendiri
Apa yang aku dapatkan memang pantas untuk aku dapatkan
 Dan apa yang belum aku bisa raih, memang belum saatnya untuk aku raih.
Percayalah, Tuhanku yang Maha Baik, Snag Pembuat Sekenario Kehidupanku. Dia Sebaik-Baiknya pembuat rencana kehidupan, kan menghadiahkanku sesuatu atas apa yang aku perjuangkan saat ini.

Selasa, 21 Mei 2013

Persamaan dan Perbedaan dari Leasing ( sewa guna usaha ), Pembiayaan Konsumen dan Kartu Kredit



Soal :
Apa persamaan dan perbedaan dari leasing ( sewa guna usaha ), pembiayaan konsumen dan kartu kredit?
Jawaban :
·     Kata Leasing berasal dari kata lease  ( bahasa inggris ) yang berarti menyewakan. Dalam arti lain Leasing adalah “ setiap kegiatan pembiayaan perusahaan dalam bentuk penyedian barang - barang modal untuk digunakan oleh suatu perusahaan, dalam jangka waktu tertentu, berdasarkan pembayaran secara berkala disertai dengan hak pilih (options), yaitu hak dari perusahaan penggunan barang modal untuk mengembalikan atau membeli barang modal yang disewa pada akhir jangka waktu perjanjian leasing. Dan juga dapat dikatakan “ leasing adalah Suatu perjanjian penyediaan barang-barang modal yang digunakan untuk suatu jangka waktu tertentu.
·     pembiayaan konsumen ( consumers finance ) adalah suatu lembaga yang dalam melakukan pembiayaan pengadaan barang untuk kebutuhan konsumen dilakukan dengan sistem pembayaran secara angsuran atau berkala dan tidak disertai dengan hak opsi.
·     Kartu kredit atau yang lebih dikenal dengan credit card ini adalah suatu kartu plastic yang hampir sama dengan ukuran KTP, yang diterbitkan oleh issuer               ( penerbit ) dan dipergunakan oleh cardholder ( pemegang kartu ) dan berfungsi sebagai  alat pengganti pembayaran uang tunai. Kartu kredit sangat berbeda dengan lembaga pembiayaan lainnya, dimana dalam lembaga pembiayaan lainnya ( leasing, anjak piutang, modal ventura ) umumnya yang mendapatkan pembiayaan adalah badan usaha, sedangkan pada kartu kredit yang mendapat pembiayaan adalah konsumen atau masyarakat luas.
Dari pengetian leasing, lembaga pembiayaan, dan kartu kredit dapat dikemukakan beberapa dari persamaan dan perbedaan dari ketiganya yaitu,
·     Persamaan
1.   Leasing, pembiayaan konsumen, dan kredit sama - sama melakukan kegiatan pembiayaan bagi badan usaha lainnya.
2.   Sama – sama merupakan lembaga pembiayaan yang melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan dana atau barang modal.
3.   Sama - sama tidak menarik dana secara langsung dari masyarakat ( Pasal 1 Kepres No.61/1988 ). Tidak menarik dana secara langsung artinya tidak mengambil uang secara langsung dari masyarakat ( Non Depository Financial Institusion ) baik dalam giro maupun deposito. menurut Pasal 1 butir 2 Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 61 Tahun 1988 tentang Lembaga Pembiayaan yaitu:  “Badan usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan dana atau barang modal dengan tidak menarik dana secara langsung dari masyarakat”. Peraturan tersebut diatas telah dirubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 84/PMK.012/2006 tentang Perusahaan Pembiayaan
4.   Badan Hukum, yaitu Perusahaan pembiayaan yang khusus didirikan untuk malakukan kegiatan yang termasuk dalam bidang usaha lembaga pembiayaan.
5.   Sama – sama terdapat perjanjian dan ketentuan – ketentuan yang disepakati oleh para pelaku transaksi.
6.   Sama – sama menampung dan menyalurkan aspirasi serta minat masyarakat yang berperan aktif dalam pembangunan. Aspirasi ini terwujud karena adanya.
7.   Kadang kala sama – sama tidak membutuhkan jaminan.
8.   Proses transaksinya tidak berbelit – belit.
9.   pihak yang menfasilitasinya dan Lembaga pembiayaan mewujudkan dengan bantuan dana.
10.    Sistem pembayaran secara berkala yang sesuai dengan perjanjian sebelumnya
·     Perbedaan
Leasing
Pembiayaan Konsumen
Kartu Kredit
Disertai hak opsi
Tidak disertai hak opsi
Tidak terdapat hak opsi
lessor akan membayar kepada supplier barang modal yang dibutuhkan lesse, dan lesse akan membayar secara berkala kepada lessor. Waktunya sesuai perjanjian lesse dan lessor
Lembaga pembiayaan akan membayar barang keperluan konsumen dan konsumen akan membayar kembali secara angsuran atau berkala
Barang yang dibutuhkan oleh pemegang kartu kredit bisa langsung dibei oleh pemegang kartu dengan mematuhi batas maksimum jumlah yang bisa dibayar
Objek leasing adalah benda – benda yang diperlukan dan digunakan untuk menjalankan perusahaan.
Objek dari pembiayaan konsumen adalah barang – barang bergerak kebutuhan dari konsumen yang akan dipakai untuk keperluan hidup
Objek dari kartu kredit adalah barang dan jasa yang dikehendaki oleh pemegang kartu kredit dan sekiranya dibutuhkan olehnya.